Hemm... judulnya agak kontradiktif ya, hehe. Tapi saya ingin membahas ini. mengapa? kehidupan harian yang saya jalani, aktifitas harian saya, entah di dunia nyata atau di dunia maya. saya sering berinteraksi dengan orang-orang yang malas untuk berfikir lebih dalam tentang sebuah makna yang terkandung dalam hal-hal keseharian mereka.
saya lebih suka membahas ini dalam hal komunikasi ataulah pembahasaan dalam berkomunikasi. saya adalah orang yang suka membuat makna dalam hal apapun. entah seni, tulisan, acara, karya, dsb. sehingga sering kali orang yang menyaksikan apa yang saya hasilkan hanya berfikir sebatas apa yang ia lihat, tak melihat apa makna yang ia lihat. kenapa? karena mungkin ada beberapa hal. pertama adalah memang hasil karya itu sulit untuk dimaknai. kedua adalah ia benci dengan hal itu. ketiga adalah karena manusia yang telah terbentuk untuk malas berfikir lebih dalam(dangkal). pertanyaannya adalah? kalau orang semacam ini ada. bagaimana ia menjalani hidupnya? apa ia mampu untuk memaknai kehidupannya sendiri? wong, hal yang lebih sepele ia malas memikirkannya.
saya ambil contoh begini. kawan sekalian perlu mengetahui, saya orang yang sering mengikuti berita yang beredar, yaah anda tau lah.. berita lebih banyak memuat hal-hal politik. Nah, dalam hal politik anda akan melihat betapa pentingnya memikirkan makna dalm setiap kata yang orang ucapkan. tentu ini berlaku dalam hal-hal keseharian yang lainnya.
hal yang lain adalah. kita umat yang taat terhadap agama. hal ini adalah hal yang begitu amat penting perlu diperhatikan oleh setiap kita. Allah Swt telah memberikan kita petunjuk berupa Al Quran sebagai huda linnas, Petunjuk untuk manusia. maka tak ada alasan lain bagi kita untuk memaknai setiap kata dalam Al Quran. masalah yang terjadi saat ini adalah. tak banyak dari kita yang mau membaca Al Quran. membaca saja tidak mau, apa lagi memaknai/mentadaburri. bagaimana islam akan jaya jikalau kondisi ini dipertahankan. kita perlu berubah! tentu masalah ini akan panjang jikalau akan kita bahas.
Kawan, jikalau kita adalah orang yang baik yang bertekad memperbaiki kondisi yang ada. maka marilah untuk belajar memahami makna yang ada dalam keseharian kita.
Maknailah, niscaya hidup akan lebih bermakna -JR

Komentar
Posting Komentar