Mungkin sebagian kita merasa kagum dengan makhluk Allah Swt yang agung. yaitu malaikat.
Makhluk yang diciptakan dari cahaya oleh Allah dan ia adalah makhluk yang senatiasa taat dan tunduk pada perintah-perintah Allah tanpa menolaknya sedikitpun. Ia adalah makhluk yang senatiasa dalam ketaqwaan dan jauh dari kata dosa. karena ia tak memiliki hawa nafsu.
sedangkan disisi lain, Setan adalah makhluk yang diciptakan dari Api ia adalah makhluk yang awalnya taat kepada rabb semesta alam. awalnya ia adalah makhluk yang memiliki derajat yang sama dengan para malaikat. Namun, berbeda dengan malaikat yang tak memiliki hawa nafsu. Setan dikaruniai oleh Allah Swt nafsu. Namun keadaan itu membuat ia menjadi makhluk yang hina. Ia ingkar kepada rabbnya. Ia menentang perintah tuhannya. sehingga ia mendapatkan balasan yang telah dijanjikan. Siksaan di api neraka selamanya.
Manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah Swt dari tanah dan ia adalah 'ahsani taqwiim', Sebaik-baik penciptaan.
Nah, kawan-kawan sekalian. mengapa kita tak perlu kagum dengan Malaikat?
sesuai dengan apa yang sudah saya jabarkan diatas. tentu anda sudah paham jawabannya.
Malaikat adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah Swt tanpa ada hawa nafsu dalam dirinya. sehingga ia senantiasa dalam ketaqwaan. karena tidak ada yang mendorong ia melakukan hal-hal lain selain apa yang diperintahkan oleh Allah kepadanya.
maka berbeda dengan manusia yang Allah ciptakan ia dengan hawa nafsu. Manusia diciptakan tugasnya adalah ' liya'budu ' untuk beribadah kepada Allah Swt. Dan karena manusia memiliki hawa nafsu dalam dirinya, dan hawa nafsu membuat hal-hal yang menjauhkan diri dari Allah Swt. Maka hal inilah yang menjadi pembeda antara manusia dan malaikat. Manusia memiliki tantangan untuk beribadah kepada Allah Swt. ia harus melawan hawa nafsunya sendiri yang mana hawa nafsunya juga dipengaruhi oleh bisikan-bisikan jahat iblis. sedangkan malaikat adalah makhluk yang tak memiliki tantangan dalam beribadah kepada Allah.
Sehingga jikalau manusia mampu melawan hawa nafsunya dan ia senantiasa taat beribadah kepada rabbnya. maka derajatnya melebihi malaikat. Pun sebaliknya, jikalau manusia terlena akan hawa nafsunya sendiri. Maka ia sama saja dengan para setan yang terlaknat. ' naudzubillahi mindzalik '
Semoga kita senantiasa terjaga dalam ketaqwaan kepada Allah Swt.
Wallahu a'lam

Komentar
Posting Komentar